Dokter Baru Lulusan UMY Ikrarkan Sumpah Profesi

October 23, 2019, oleh: superadmin

Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menggelar acara Sumpah Dokter periode LXIII yang berlangsung di Gedung Sportorium UMY pada Rabu, 23 Oktober 2019, prosesi sakral ini diikuti oleh 135 dokter baru yang telah selesai mengikuti berbagai tahapan pendidikan profesi dokter dan lulus dalam Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter (UKMPPD) periode Agustus lalu.
Hadir pada kegiatan ini Wakil Rektor Bidang Akademik UMY Dr. Ir. Sukamta, S.T., M.T., IPM, Dekan FKIK UMY Dr. dr. Wiwik Kusumawati, M. Kes, Kepala Prodi Profesi Dokter  FKIK UMY dr. Ana Majdawati, M. Kes, Sp. Rad (K), Wakil Ketua IDI DIY dr. Dewi Irawaty, M. Kes, Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof. Dr. drg. H. Sudibyo, SU., Sp. Perio (K), civitas akademika UMY, perwakilan rumah sakit jejaring yang bekerjasama dengan FKIK UMY serta orang tua dokter baru.
 Rektor UMY, Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, M.P., IPM dalam sambutan tertulisnya berpesan kepada dokter baru untuk memberikan sumbangsih terbaik, baik untuk bangsa dan agama dalam bidang kesehatan. “Seorang dokter merupakan profesi yang mulia dihadapan masyarakat maupun Allah SWT, sehingga niatkanlah pengabdian saudara sebagai ibadah untuk mendapatkan kebaikan di dunia maupun di akhirat”tegasnya.
Sementara itu, Dr. dr. Wiwik Kusumawati, M. Kes selaku Dekan FKIK UMY, dalam sambutannya turut bahagia dan mengucap syukur dengan keberhasilan dokter baru yang sudah diambil sumpahnya. Menurutnya itu merupakan buah dari kerja keras yang telah dijalani para dokter. Namun ia juga berpesan bahwa sebagai lulusan dokter UMY diharapkan dapat meletakkan profesionalisme di atas kepentingan pribadi, yang  dimaksud adalah agar seorang dokter tidak hanya memiliki pengetahuan dan keterampilan melainkan memiliki karakter peduli, bertanggung jawab sesuai dengan kode etik kedokteran.
“Pelantikan ini bukan akhir melainkan awal sesungguhnya bagi para dokter untuk mengamalkan ilmunya, dan masih banyak jalan yang harus dilalui, sehingga dalam menjalankan profesi dokter untuk memberikan pelayanan yang berkualitas harus selalu update ilmu dan keterampilan  dengan berbagai kegiatan ilmiah agar menjadi life long learner”, tandasnya.
Senada dengan pesan Dekan FKIK UMY, Ketua Panitia Sumpah Dokter  LXIII, dr. Muhammad Irfan Rizaldy mengatakan bahwa untuk menjadi seorang dokter membutuhkan perjuangan yang luar biasa serta siap menjadi pembelajar seumur hidup. ”Purwa Gama Adhirajasa” sebagai tagline sumpah dokter kali ini yang artinya permulaan perjalanan manusia tangguh. “Setelah disumpah menjadi dokter bukan berarti akhir dari perjuangan namun merupakan langkah awal perjalanan hidup yang sesungguhnya untuk mengabdi kepada umat”, ujarnya.